SLIDE 1
 
 
1
2
Iklan_herbaVOMITZ
iklan_bjbsyariah
iklan_bnisyariah
iklan_hajimoelseafoodpusat
iklan_infaqcenter
iklan_majalahalbahjah
iklan_muamalat
 

Program OffAir Radioqu Cirebon - Silaturahmi ke rumah Ibu Kuraesin, Klayan - Cirebon

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Sunday, 07 January 2018 14:57

Program OffAir Radioqu Cirebon - Silaturahmi ke rumah Ibu Kuraesin, Klayan - Cirebon - 17 Robiul Awal 1439 H / 06 Desember 2017
Radioqu cirebon mengadakan program OffAir berupa temu pendengar radioqu cirebon. dalam program ini ada beberapa isi acara yaitu perkenalan dengan crew radioqu, pembacaan wirdul fatih, bincang santai, kuis, dll. Program offair ini rutin diadakan setiap 1 minggu, sesuai dengan waktu yang ditetapkan dari pihak radioqu cirebon. Pada 17 Robiul Awal 1439 H / 06 Desember 2017 radioqu diundang oleh keluarga ibu siti kuraesin yang berada di klayan cirebon. Subhanallah sesampainya disana kami disambut dengan sangat hangat oleh keluarga ibu siti kuraesin, diusuguhkan makanan tradisonal, berikut dokumentasi yang bisa kami tangkap:

FormatFactory1FormatFactoryDSC_0225FormatFactoryDSC_0232FormatFactoryDSC_0237FormatFactoryDSC_0240FormatFactoryDSC_0252FormatFactoryDSC_0256FormatFactoryDSC_0257FormatFactoryDSC_0269FormatFactoryDSC_0278FormatFactoryDSC_0279

























































































































































































































































Semoga dengan adanya program offair radioqu cirebon ini dapat selalu sambung ukhuwah islamiyah baik diudara maupun didarat, dan semoga mendapat keberkahan untuk kita semua, aamiin...

   

MAULID & SILATURAHIM AKBAR "SATU HATI DI AL-BAHJAH" 1439 H

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Tuesday, 28 November 2017 08:16

MAULID & SILATURAHIM AKBAR "SATU HATI DI AL-BAHJAH" 1439 H

Alhamdulillah serangkaian acara Mauld Akbar Nabi Muhammad SAW 1439 H bersama Majelis Al-Bahjah hari ini, Ahad 7 Rabiul Awal / 26 November 2017 telah berlangsung lancar penuh hidmat, kegembiraan dan begitu hidmat. Acara Maulid Akbar ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Majelis Al-Bahjah setiap tahun. Begitu bahagia, tahun ini Alhamdulillah semakin menambah keberkahan majelis dikarenakan para Ulama Ahlussunnah dar mancanegara ikut hadir yaitu Al-Allamah Prof. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun (Yaman), As-Syaikh Mar'i Hasan Ar-Rasyid (Syria), As-Syaikh Sa'di (Syria) serta para Ulama dan Habaib lainnya. Puluhan ribu jamaah yang hadir pun begitu memadati areal acara yatu di LPD Al-Bahjah. Mereka tidak terbatas datang dari Cirebon, akan tetapi mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan mancanegara seperti Malaysia dan Singapore. Semoga dengan keberkahan majelis Maulid sebagai wujud pengagungan dan kecintaan kepada Sang Nabi SAW ini menjadikan kita dapat bersanding dengan Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak. Aamiin

Dibawah ini adalah beberapa album yang bisa didapat dari para Panitia Maulid Abar

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.06.26

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.07.18

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.08.06

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.10.33

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.25.47

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.26.13

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.26.23

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.26.35

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.26.44

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.27.10

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.27.29

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_19.58.47

WhatsApp_Image_2017-11-26_at_20.02.38

FormatFactoryDSC_0215

FormatFactoryDSC_0158

FormatFactoryDSC_0122

FormatFactoryDSC_0098

FormatFactoryDSC_0078

   

MAULID & SILATURAHIM AKBAR 1439 H - BERSAMA MAJELIS AL-BAHJAH

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Wednesday, 18 October 2017 07:11

*MAULID & SILATURAHIM AKBAR 1439 H - BERSAMA MAJELIS AL-BAHJAH*

Kaum Muslimin Muslimat Pecinta Rasulullah SAW Mari Sambut Bulan Kelahiran Nabi Agung nan Mulia, Seorang Rasul Yang Allah muliakan di dunia dan akhirat, yaitu Nabi Muhammad SAW. Mari persiapkan segalanya untuk hadir di acara maulid besar untuk Mengagungkan Nabi Teragung, Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1439 H sekaligus Silaturahim Akbar bersama Majelis Al-Bahjah :

*"Satu Hati di Al-Bahjah"*
Hari Ahad, 7 Rabiul Awal 1439 H / 26 November 2017
Dimulai Pkl. 07:00 WIB 11.00 WIB
di LPD Al-Bahjah Sendang, Sumber - Cirebon

CONTACT PERSON :
082321921313
082315006569

22449814_1491692030883827_7795040404194067350_n

Disiarkan Oleh :
- Radioqu Cirebon 92.9 FM
- Radioqu Majalengka 92.4 FM
- Radioqu Kuningan 104.8 FM
- Radioqu Big Batam 104.7 FM
- Radioqu Ardo Karimun 89.2 FM
- Radioqu Kubu Raya Pontianak 88.0 FM
- Radioqu Bogor 1089 AM
- Radioqu Aceh 93.6 FM
- Radioqu Purbalingga 107.5 FM

LIVE STREAMING :
Al-Bahjah TV : www.albahjah.tv
RadioQu Network : www.radioqu.com
Fanspage resmi Buya Yahya : www.facebookcom/buyayahya.albahjah

Ayo ikuti dan sebarkan Media Dakwah Buya Yahya :

Anda bisa mensupport kegiatan dakwah ini melalui :
Infaq Center Al-Bahjah
di Bank Syariah Mandiri (BSM)
No. Rekening 7 2004 2009 2 a/n Yayasan Al-Bahjah
(Kode Bank 451)

Catatan : Infaq Center Al-Bahjah tidak menerima dana yang diperuntukkan zakat

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi : 085311222225 (whatsapp)

Sampaikan kepada yang lain
Rosululloh SAW bersabda yang artinya:
Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya. HR. Imam Muslim.

   

30 September, Nobar Film G30S/PKI Digelar Serentak di Berbagai Daerah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Monday, 02 October 2017 07:26

Acara menonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S/PKI digelar serentak sejak Sabtu malam, 30 September 2017 hingga Ahad (01/10/2017) dinihari di berbagai daerah di Indonesia.

Nobar itu dalam rangka memperingati tragedi penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan 6 jenderal oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) lewat oknum-oknum militer binaan PKI, yang dikenal dengan istilah Gerakan 30 September (G30S).

Informasi dihimpun hidayatullah.com, nobar film yang disutradarai dan ditulis oleh Arifin C Noer, itu antara lain digelar berbagai kelompok dan kalangan masyarakat. Antara lain di Jakarta, Depok (Jawa Barat), Pekanbaru (Riau), Kota Kupang (NTT), Kotawaringin Barat (Kalimantan Tengah), Kabupaten Luwu (Sulawesi Selatan), dan banyak lagi daerah lainnya.

Sebelumnya, acara nobar serupa digelar pada hari dan tempat berbeda oleh berbagai kalangan lainnya.

Pantauan media ini di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, acara nobar film G30S/PKI digelar masyarakat antara lain di Jl H Jemiin 1 dan 1 serta Pesantren Hidayatullah. Bahkan, menurut informasi dari pihak TNI, pada Sabtu malam Ahad itu acara serupa digelar di 4 titik di Kalimulya.

Di Jl H Jemiin, puluhan warga rata-rata anak-anak sudah berkumpul jelang nobar. Tampak sebuah layar lebar dibentangkan di seberang jalan. Pantauan hidayatullah.com, warga masyarakat tampak antusias menyambut nobar tersebut.

alt


Begitu pula di aula SD Integral kompleks pesantren, sekitar 230 orang, dari anak-anak, pelajar SMP-MA, guru, hingga ustadz pengurus pesantren berjubel menonton film tersebut.

Nobar di sini dihadiri pihak TNI dari Koramil 03/Sukmajaya Kodim 0508/Depok. Babinsa Kalimulya Pelda Jumadi bersama rekannya Pelda Sugimin hadir mewakili Komandan Koramil 03/Sukmajaya yang berhalangan datang karena menghadiri acara nobar film G30S/PKI di tempat lain.

Film tersebut merupakan sejarah. Tujuannya ditonton agar masyarakat khususnya generasi muda tak melupakan sejarah, kata Jumadi dalam sambutannya sebelum nobar film itu.

Peristiwa G30S/PKI harus diketahui oleh semua warga Indonesia, pesan Jumadi.*

   

Soal Rohingya, Indonesia Diharapkan Berperan Signifikan, Kontinu, Tak Hanya Reaktif

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Tuesday, 05 September 2017 19:55

Hidayatullah.com Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), melalui Bidang Hak Asasi Manusia (HAM), menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah Indonesia dalam melakukan langkah positif mengatasi tragedi kemanusian atas etnis Rohingya di Myanmar.

Langkah tersebut adalah penugasan Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi untuk membangun dialog dalam mencari penyelesaian dengan pemerintah Myanmar dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan kekerasan.

Namun, hal tersebut dinilai Peradi belum memberikan dampak lebih terhadap konflik tersebut.

Aliansi-Kemanusiaan-Indonesia-untuk-Myanmar-AKIM-peluncuran-Humanitarian-Assistance-for-Sustainable-Community-HASCO-untuk-Myanmar.-34iw6kkkqflj03qkew9iww

Bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh hanya bersifat reaktif, kata Ketua Bidang HAM Peradi, Haris Azhar, saat konferensi pers di Kantor Peradi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (05/09/2017).

Indonesia, sambungnya, tidak cukup dengan memberikan pernyataan dan mengirim Menlu ke Myanmar.

Jadi kalau sekadar respons dan reaksi tidak akan memperbaiki situasi di Rakhine, imbuhnya.

 

Hal itu, kata Azhar, hanya akan membuat situasi mereda tapi tidak menciptakan bangunan yang lebih baik.

Karena perlu kita sadari, Indonesia sangat diharapkan untuk berperan signifikan dan kontinu terhadap perbaikan di Burma (Myanmar. Red), pungkasnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom

Editor:

   

Wanita-Wanita Ahlul Bait di Madinah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Tuesday, 29 August 2017 06:43

ABDULLAH saat handak melaksanakan haji, memperoleh pesan dari pamannya, Muslim bin Sad, dimana sang paman menitipkan 10 ribu dirham, untuk diberikan kepada orang yang termiskin di kota itu dari kalangan ahlul bait. Sesampai di Madinah, Abdullah pun mencari informasi mengani ahlul bait termiskin di kota itu, dan ia pun memperoleh informasi mengenai sebuah rumah. Abdullah pun mengetuk pintu, dan terdengar suara,Siapa engkau? Abdullah pun menjawab,Aku adalah lelaki di dari penduduk Baghdad, aku dititipi harta untuk diberikan kepada ahlul bait termiskin di kota ini, dan aku memperoleh informasi bahwa yang termiskian adalah Anda, maka ambbillah harta ini. Perempuan itu pun menjawab,Wahai Abdullah, temanmu itu mensyaratkan orang yang termiskin, berilahlah ke tetangga sebelah, ia lebih berhak. Akhirnya Abdullah mengetuk pintuk sebalah rumah perempuan itu, namun tatkalah ia menyampaikan maksudnya, ia mendapatkan jawaban,Wahai Abdulllah, kemiskinan kami dengan tetangga sama, bagilah harta itu untuk kami berdua. (Shifat Ash Shafwah, 2/206) Rep: Sholah Salim Editor: Thoriq
   

Enam Fadhilah dan Keutamaan Berqurban

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Tuesday, 22 August 2017 08:10

SUNGGUH selalu ada hikmah di setiap perintah yang Allah Subhanahu Wataala serukan kepada kita umatnya, meskipun jika dipandang berat menjalaninya. Begitulah perintah berqurban yang didasari kepada kisah sepasang ayah dan anak nan sholeh, nabiyullah Ibrahim dan putranya Ismail alaihi sallam.

kurban-domba1-2zvcixf24787r8ynbrvtvk

Pada hakekatnya berqurban adalah wajib bagi yang mampu. Ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam.

?????? ????? ?? ????? ?? ???? ????? ? ??? ???? ?? ??? ???? ? ??? ??? ?? ?????? ? ?? ??? ???? ?? ???? ???????? ? ?? ?????? ? ?? ??? ????? ??? ???? ??? ? ??? : ??? ???? ???? ??? ???? ???? ???? : ?? ??? ??? ??? ???? ??? ??? ? ??? ???? ??????

Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied). [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]

1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah

Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27, Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa.

Berqurban juga menjadi bukti ketaqwaan seorang hamba.

Allah Subhanahu wataala telah berfirman:

??? ??????? ??????? ?????????? ????? ?????????? ??????? ????????? ?????????? ??????? ???????? ?????????? ?????? ????????????? ??????? ????? ??? ????????? ????????? ??????????????

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. (QS:Al Hajj:37)

2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah

????????? ??????? ????????? ???????? ???????????? ????? ??????? ????? ??? ????????? ???? ????????? ???????????? ???????????? ?????? ??????? ?????? ?????????? ????????? ??????????????

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah). [QS: Al Hajj : 34]

3.Sebagai Saksi Amal di Hadapan dari Allah

Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan, Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi.

?????????? ?????? ??????????? ???? ???????????? ?????????????? ?????????? ?????? ??????? ????? ??????? ?????????? ????? ??????????? ???? ??????? ???? ???????? ???? ??????? ???? ????????? ????? ?????????? ?????? ??????? ???????? ????????? ????? ??? ?????? ????? ????? ?????? ????????? ??????? ??????? ????? ??????? ????? ??????? ???? ????????? ???? ????????? ????????? ?????? ???????????? ???????????? ?????????????? ?????????????? ??????? ??????? ???????? ???? ??????? ????? ??????? ????????? ?????? ???? ?????? ????? ????????? ????????? ????? ???????

Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dgn tanduk-tanduknya, kuku-kukunya & bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya. [HR. ibnumajah No.3117].

4. Membedakan dengan Orang Kafir

Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.

???? ????? ???????? ????????? ??????????? ?????????? ?????? ????? ?????????????
??? ??????? ???? ?????????? ???????? ???????? ??????? ??????????????

Katakanlah, Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). [QS: al-Anam : 162-163]

5. Ajaran Nabiullah Ibrahim AS

Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).

?????????? ????????? ???? ?????? ????????????????? ?????????? ????? ???? ????? ??????? ?????????? ???????? ???? ????????? ?????????? ??????? ??????? ???? ????? ??????? ???? ?????? ???? ???????? ????? ????? ????????? ??????? ??????? ?????? ??????? ???????? ????????? ??? ??????? ??????? ??? ?????? ????????????? ????? ??????? ????????? ???????????? ??????? ????? ????? ?????? ??? ??????? ??????? ????? ??????? ???????? ???????? ??????? ?????????? ??? ??????? ??????? ????? ??????? ???????? ???? ???????? ????????

Berkata kepada kami Muhammad bin Khalaf Al Asqalani, berkata kepada kami Adam bin Abi Iyas, berkata kepada kami Sullam bin Miskin, berkata kepada kami Aidzullah, dari Abu Daud, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: berkata para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: Wahai Rasulullah, hewan qurban apa ini? Beliau bersabda: Ini adalah sunah bapak kalian, Ibrahim. Mereka berkata: Lalu pada hewan tersebut, kami dapat apa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Pada setiap bulu ada satu kebaikan. Mereka berkata: Bagaimana dengan shuf (bulu domba)? Beliau bersabda: Pada setiap bulu shuf ada satu kebaikan. [HR. Riwayat Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3127]

6. Berdimensi Sosial Ekonomi

Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun.

Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.

Hadits dari Ali bin Abu Thalib,

?????? ??????? ???? ????? ??????? ?????: { ????????? ?????????? ??? ???? ???? ???? ????? ???????? ????? ????????, ?????? ????????? ?????????? ???????????? ??????????? ????? ?????????????, ???? ???????? ??? ???????????? ??????? ??????? } ????????? ??????? ?

Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk mengurusi hewan kurbannya, membagi-bagikan dagingnya, kulit dan pakaiannya kepada orang-orang miskin, dan aku tidak diperbolehkan memberi sesuatu apapun dari hewan kurban (sebagai upah) kepada penyembelihnya. Wallahu alam bisshawab. */Yahya G. Nasrullah

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

   

Sambut Kemerdekaan, MUI DIY Serukan Umat Shalat Subuh Berjamaah di Masjid

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Wednesday, 16 August 2017 09:22

Hidayatullah.com Sejarah perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan, dan mendirikan serta membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menunjukkan bahwa peran umat Islam sangat besar.

Namun, akhir-akhir ini dirasakan adanya suara-suara dan pendapat terhadap umat Islam adanya penyikapan yang kurang proporsional terkait atas Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Jamaah-Aksi-Damai-411-shalat-shubuh-berjamaah-di-jalan-halaman-Masjid-Istiqlal-Jakarta-by-syakur_DSC_2428-32mibyt1u6vhus6bn9baps

Oleh karena itu, untuk membina ukhuwah Islamiyah, mempertebal kesyukuran, dan mempermantap pembelaan terhadap pilar-pilar bangsa itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan sejumlah seruannya.

Di antaranya, seruan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 tersebut dengan menyemarakkan masjid-masjid.

Pertama, melakukan gerakan shalat subuh berjamaah di masjid pada hari Kamis, 17 Agustus 2017, kata Ketua Umum MUI DIY, Drs M Thoha Abdurrahman di Yogyakarta, awal pekan ini, melalui siaran persnya diterima hidayatullah.com, Selasa (15/08/2017).

Selain itu, MUI DIY juga menyerukan umat Islam agar melaksanakan pengajian bakda subuh pada hari peringatan HUT RI ke-72 tersebut.

Dengan tema mensyukuri kemerdekaan sebagai berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, tambahnya.

Terakhir, MUI DIY menyerukan masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif bersama kegiatan masyarakat dalam rangka peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-72, besok, Kamis.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

   

Ketua GNPF: Syukuri Kemerdekaan Lewat Kepemimpinan Nasional yang Hikmah dan Bijaksana

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Tuesday, 15 August 2017 08:10

Hidayatullah.com Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menjelaskan, merdeka itu berarti menjadi manusia Indonesia yang berkeadilan dan berkeadaban.

Umat-Islam-membawa-bendera-Merah-Putih-pada-Aksi-Bela-Islam-II-di-Jakarta-Jumat-4-Nov-2016-by-Syakur_DSC_2583-32ouh5oqp6hpygzocvsd1c

Sebab kemanusiaan saja tanpa adanya rasa keadilan dan keadaban maka dia bukanlah manusia yang sesungguhnya, ungkapnya dalam konferensi pers terkait acara Syiar Persatuan Mengisi Kemerdekaan dengan Quran di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/08/2017).

Baca: UBN: Kemerdekaan Indonesia Direbut dengan Semangat Takbir

Saat ini, sambungnya, nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, baik di tingkat kepemimpinan nasional maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sudah mulai pudar.

Dimana nilai keadilan, keadaban, yang belakangan ini bukan menjadi barometer rasa kemanusiaan di Indonesia, sambung Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ini.

Menyinggung tema acara syiar itu, UBN mengatakan, potensi positif ukhuwah Islamiyah harus dialokasikan dalam membentuk persatuan Indonesia.

Persatuan Indonesia bukan hanya sebatas simbolik, tandasnya.

Baca: HUT RI ke-72, AQL akan Gelar Syiar Persatuan Mengisi Kemerdekaan dengan Quran

Tentu persatuan itu untuk menjaga kedaulatan dan ideologi bangsa ini.

Terkait kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, UBN mengatakan, hal itu harus disyukuri dengan merealisasikannya dalam bentuk kepemimpinan nasional yang dipimpin oleh pribadi-pribadi berhikmah.

Berhikmah dalam bentuk berilmu dan beramal shaleh dengan sebuah sistem yang diliput sebuah kebijaksanaan, pungkas UBN.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom

   

Page 1 of 5