SLIDE 1
 
 
1
2
Iklan_herbaVOMITZ
iklan_bjbsyariah
iklan_bnisyariah
iklan_hajimoelseafoodpusat
iklan_infaqcenter
iklan_majalahalbahjah
iklan_muamalat
 

Soal Rohingya, Indonesia Diharapkan Berperan Signifikan, Kontinu, Tak Hanya Reaktif

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Hidayatullah.com – Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), melalui Bidang Hak Asasi Manusia (HAM), menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah Indonesia dalam melakukan langkah positif mengatasi tragedi kemanusian atas etnis Rohingya di Myanmar.

Langkah tersebut adalah penugasan Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi untuk membangun dialog dalam mencari penyelesaian dengan pemerintah Myanmar dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menghentikan kekerasan.

Namun, hal tersebut dinilai Peradi belum memberikan dampak lebih terhadap konflik tersebut.

Aliansi-Kemanusiaan-Indonesia-untuk-Myanmar-AKIM-peluncuran-Humanitarian-Assistance-for-Sustainable-Community-HASCO-untuk-Myanmar.-34iw6kkkqflj03qkew9iww

“Bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh hanya bersifat reaktif,” kata Ketua Bidang HAM Peradi, Haris Azhar, saat konferensi pers di Kantor Peradi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (05/09/2017).

Indonesia, sambungnya, tidak cukup dengan memberikan pernyataan dan mengirim Menlu ke Myanmar.

“Jadi kalau sekadar respons dan reaksi tidak akan memperbaiki situasi di Rakhine,” imbuhnya.

 

Hal itu, kata Azhar, hanya akan membuat situasi mereda tapi tidak menciptakan “bangunan” yang lebih baik.

“Karena perlu kita sadari, Indonesia sangat diharapkan untuk berperan signifikan dan kontinu terhadap perbaikan di Burma (Myanmar. Red),” pungkasnya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom

Editor: